Aliran Agama yang Tidak Ada di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan aneka keberagaman. Salah satunya terlihat dari aneka macam kepercayaan nasional hingga daerah-daerah tertentu yang diterapkan di Indonesia. Meski begitu, ada beberapa kepercayaan yang hanya diakui di luar negeri dan tidak turut serta dipercayai di Indonesia ini. Entah karena hal itu dianggap agak aneh atau tidak sesuai dengan pemikiran masyarakat Indonesia, atau bahkan bertentangan dengan Pancasila sebagai ideologi yang dipercayai oleh orang Indonesia.

Berbagai kepercayaan berikut bahkan dianggap agak unik hingga sampai terlalu imajinatif. Melandasi banyak kepercayaannya dari aneka keinginan yang agak berlebihan, hingga kisah fiksi yang pernah diikutinya. Tidak banyak juga asal muasal dari kepercayaan ini yang tercetus akibat rasa keinginan akan bentuk suatu hal yang sempurna untuk dapat terjadi di dunia ini. Sehingga berakhir dengan mencari orang yang memiliki harapan sama sepertinya untuk membentuk suatu kelompok dengan konsep membuat suatu kepercayaan baru. Beberapa standar dari kepercayaan dapat dibentuk dengan lebih bebas dan tidak terlalu dikekang di luar negeri. Hal ini mengakibatkan berbagai tindakan seperti menciptakan agama maupun kepercayaan baru tidaklah menjadi suatu hal yang sulit untuk dikerjakan. Ditambah dengan faktor banyaknya orang yang memiliki harapan idealis kondisi dunia yang seperti surga berhasil membuat beberapa kepercayaan ini berhasil diciptakan. Berikutlah rincian beberapa dari kepercayaan unik yang didirikan aneka macam orang di seluruh dunia ini.

1. Church of All Worlds

Kepercayaan ini memiliki pedoman dalam ritual beragama yang cenderung terkesan agak terlalu imajinatif seperti layaknya dalam kisah fiksi. Kemunculan dari agama ini terinspirasi dari sebuah kepercayaan yang dicantumkan dalam kisah sebuah novel yang berjudul Stranger in a Strange Land. Dimana agama yang dianut oleh kelompok ini berdasarkan akan ide fiktif dari cerita yang dirancang oleh manusia akan sosok Tuhan yang dipercayainya. Agama unik ini juga menyukai konsep yang dianggapnya antik maupun imajiner melebihi akal logika manusia. Sehingga mereka percaya akan sosok yang melebihi manusia seperti Allah Bapa dalam kepercayaan orang Kristen, serta Dewa-dewa Yunani dan mencampurkan seluruh sosok petinggi dalam kepercayaan itu menjadi satu. Nama kepercayaan ini sendiri juga sudah menyatakan bahwa kelompok ini sebagai wadah yang menyatukan segala macam kepercayaan secara bebas dan terbuka tanpa ada batasan atau kemungkinan untuk ditolak diantara segenap anggotanya. Kepercayaan ini dibentuk oleh seorang bernama Zell Ravenheart di tahun 1962. Bahkan setelah membentuk kepercayaan ini, Zell Ravenheart pun mendirikan sebuah sekolah sihir yang persis menyerupai cerita dalam novel dan film Harry Potter. Sungguh begitu ajaib pemikiran akan hal ini!

2. Jediism

Agama ini memiliki kepercayaan dengan agama pertama yaitu Church of All Worlds yang sedikit tercipta akibat kepercayaan akan kondisi fiksi yang tidak nyata. Kepercayaan ini muncul dan dibentuk oleh George Lucas, sebagai sosok yang akrab dengan film Star Wars. Atas rasa begitu besarnya kekaguman George Lucas akan film tersebut, ia sampai menciptakan suatu kepercayaan untuk menyampaikan kekagumannya sambil mengumpulkan orang yang memiliki kesamaan dengannya, yaitu sama-sama mengagumi film imajinatif tersebut. Para anggotanya mempercayai kekuatan Jedi yang menjadi salah satu tokoh dari film Star Wars tersebut. Dengan menyebut diri mereka sebagai anggota Jediism, praktek acara keagamaan yang dilakukan seperti membawa buku berukuran tebal, menggunakan jubah berbahan nilon hingga membawa pedang dari bahan lampu yang menyala saat berkumpul bersama.

Para anggota dari kepercayaan ini juga percaya akan kekuatan fiktif yang dibahas dalam film tersebut seperti energi bernama force yang terus diungkit dari film populer tersebut. Energi force itu sendiri dipercaya sebagai energi dari dalam bumi yang berasal dari alam semesta. Dan energi ini hanya bisa dikendalikan oleh para biarawan dari kelompok Jedi. Maka dari itu dalam praktek acara ‘keagamaan’nya mereka sering menggunakan jubah seperti dalam film ini. Bahkan untuk memperkuat ilmu untuk praktek dalam aktivitas keagamaannya, konon sang petinggi agama Jediism ini pun sering mengajak para anggotanya untuk nonton bareng film trilogi Star Wars hingga sebanyak 16 kali berturut-turut. Betapa imajinatifnya kepercayaan unik ini!

3. Happy Science

Nama kepercayaan ini sangat terkesan modern dan penuh kepercayaan yang penuh semangat. Kepercayaan ini sendiri dicetuskan oleh seorang bernama Ryuko Ogawa. Kepercayaan ini dibangun pria optimis ini di Jepang, dengan tujuan untuk membawa misi penting demi memberi kebahagiaan dan aneka kebaikan bagi banyak orang. Pendirinya pun pernah mengatakan bahwa dirinya mengenal dan memiliki relasi dengan sosok-sosok petinggi agama besar seperti Yesus dan Buddha yang dikemukakan pria ini dalam berbagai media seperti film terkenal dan beberapa buku yang cukup laris di pasaran.

Sosok Ryuko Ogawa ini menyebut bahwa dirinya telah mendapat misi penting secara langsung dari sosok-sosok agama yang besar itu untuk membawa kedamaian dan kegembiraan bagi banyak orang. Bahkan demi menjalankan misi ini, Ryuko Ogawa pun mendirikan sebuah partai di Jepang yang dinamai dengan Happy Realization Party.

4. The Church of Euthanasia

Kepercayaan ini merupakan suatu bentuk aktivitas keagamaan yang cenderung menyeramkan. Dengan sedikit pemikiran yang cukup jauh dari realita, kelompok ini dibentuk dari sebuah organisasi politik yang didirikan oleh seorang pendeta wanita bernama Chris Koda. Inti pemikiran dari kepercayaan ini menganggap bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan seimbang, maka dari itu para anggotanya mendapat wahyu sebuah tugas untuk menyeimbangkan kondisi di antara keberadaan manusia, hewan dan faktor alam yang telah tersedia. Karena populasi manusia telah dianggap begitu banyak hingga melebihi kapasitas yang seharusnya, maka para kelompok yang mengakui kepercayaan ini mengkampanyekan untuk mengurangi populasi manusia yang dianggap sebagai pembuat onar dan mengganggu keseimbangan dalam dunia. Akibatnya mereka mencetuskan aneka slogan seperti upaya membunuh dirinya untuk membantu mengurangi populasi manusia yang sudah sedemikian berlebihan dari jumlah yang seharusnya, demi memberi keseimbangan bagi alam dan lingkungan.

Untuk melakukan misi ini, bahkan mereka memberlakukan kegiatan yang ekstrim seperti kanibalisme, bunuh diri hingga praktik aborsi. Akibat dari praktiknya yang agak melanggar prinsip kemanusiaan dan peradaban, kelompok ini layaknya agak menjadi kaum yang dicari-cari keberadaannya oleh pihak keamanan. Namun sayangnya pengendalian dari kelompok ini dikenal agak sulit dilacak, karena sistem keanggotaan dalam kepercayaan ini cukup sulit untuk diidentifikasi bagi pihak diluar kelompok ini.

5. Creativity Movement

Nama kepercayaan ini terkesan seperti sebuah kelompok yang menangani acara tertentu atau model perusahaan berjenis agensi kreatif. Namun sebenarnya kata Creativity yang digunakan mengacu pada sebutan untuk orang berkulit putih sebagai anggotanya. Kepercayaan ini sendiri didirikan oleh seorang pria bernama Ben Klassen pada tahun 1973. Agama ini didirikan khusus untuk menjangkau aneka orang berkulit putih dari berbagai macam latar belakang agama sebelumnya. Sedikit menyerupai kepercayaan dari kaum liberal maupun agnostik, mereka juga percaya bahwa sosok Tuhan dan pencipta dari segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah diri mereka sendiri.

Informasi lebih lanjut mengenai agama ini agak rancu dan kurang begitu diketahui kondisi terbarunya. Setelah kematian dari sosok Ben Klassen sebagai pencetusnya di tahun 1993 pun, kepercayaan ini sudah semakin meredup kabarnya. Ditambah dengan setelah tahun 2003 pada saat jabatan telah dipegang oleh pemimpin agama yang baru untuk menggantikan Ben Klassen, ia ditangkap akibat dituduh dalam rencana pembunuhan.

6. Agama Maradona

Sesuai dengan nama kepercayaannya, agama ini mempercayai bahwa Diego Maradona sang pemain bola terkenal merupakan titisan dari wujud Tuhan yang hadir kedalam dunia ini. Agama ini sendiri lahir pertama kali sejak kelahiran sang sosok pesepak bola terkenal.

Tidak terlalu diketahui siapa pencetus kepercayaan ini, namun mungkin dapat dipastikan bahwa ia adalah pecinta olahraga sepak bola. Beberapa kebiasaan unik yang dimiliki oleh para anggota dari agama ini seperti harus berdoa di depan piala dunia serta bola, untuk lebih menjamin kepastian dari doa tersebut agar bisa dikabulkan. Demikianlah beberapa kepercayaan unik dan aliran agama yang dipercayai di dunia. Anda tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut akan jenis kepercayaan unik seperti contoh-contoh ini?