Fakta Aliran Sesat di Papua

David Kanangopme, Yohanis Kasamol, dan Salvator Kemeubun ditetapkan sebagai tersangka terhadap penodaan agama oleh polisi. Kelompok tersebut mengatasnamakan diri mereka sebagai Kelompok Doa Hati Kudus Allah Kerahiman Ilahi, yang dipimpin oleh seorang pria bernama Salvator Kameubun. Salvator merupakan pendiri dari kelompok ini dan dirinya ternyata telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Fakta Aliran Sesat di Papua

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto juga mengatakan, kelompok ini telah memakai kitab suci Agama Katolik. Namun, menyimpang jauh dari beberapa ajaran Katolik yang sebenarnya. Awalnya kelompok tersebut akan mengajarkan ajaran yang sama dengan Agama Katolik. Namun, lama kelamaan kelompok ini justru menyimpang dari ajaran Katolik.

Kelompok ini bahkan mengganti salib dengan segitiga. Selain itu, pemimpin mereka, yaitu Salvator mengaku sebagai nabi atau juga putra api dan roh yang setara dengan Yesus Kristus yang ada di dalam Agama Katolik. Sebelum menetapkan pengikut dari kelompok ini sebagai tersangkak, polisi telah meminta keterangan dari saksi ahli Urusan Agama Katholik Kementerian Agama di Kabupaten Mimika.

Di dalam rumah yang digerebek, atau tempat yang digunakan sebagai ritual ibadah aliran ini tidak ditemukan warga ataupun juga para pengikutnya. Namun, tidak jauh dari rumah tersebut terdapat rumah yang dihuni oleh saudara Benediktus Tanus. Saat disambangi oleh petugas, yang bersangkutan, dirinya menyampaikan di kebun tidak jauh dari rumahnya tersebut memang sering diadakan doa bersama. Berikut ini adalah fakta tentang kelompok Doa Hati Kudus Allah Kerahiman Ilahi yang merupakan aliran sesat.

ASN dan mantan pejabat di Papua

Dua orang yang telah berhasil ditetapkan sebagai tersangka penodaan agama dirinya adalah seorang ASN dan mantan pejabat di Papua. Mereka yaitu Johanis Kasamol, yang merupakan mantan pejabat di Pemkab Timika dan David Kanangopme yang sekrang ini masih aktif sebagai aparatur sipil negara atau (ASN) di lingkup Pemkab Mimika.

Menyimpang dari ajaran Katolik

Kelompok yang sudah ada yaitu sejak tahun 2010 tersebut mengajarkan ajaran Katolik. Namun, ajaran kelompok ini justru semakin lama semakin menyimpang dari ajaran Katolik yang sebenarnya.

Sebelum menetapkan pengikut kelompok tersebut sebagai tersangka, polisi telah meminta berbagai keterangan dari saksi ahli di Kasi Urusan Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Mimik. Termasuk juga dengan melakukan klarifikasi dengan Pastor Gereja Katolik Santo Stefanus Sempan.

Pemimpin setara dengan Yesus Kristus

Kelompok ini telah diamankan di tempat peribadatan mereka yang berlokasi di Jalan Petrosea, Irigasi, Distrik Mimika Baru. David Kanangopme dirinya selaku pembina kelompok tersebut mengatakan, jika awalnya mereka sebagai umat Katolik dan hanya membentuk sebuah kelompok doa saja.

Ritual peribadatan yang semula masih dilakukan, masih sama dan juga sesuai ajaran Katolik. Seperti halnya tanda salib dan juga kalimat syahadat yang diucapkan. Namun karena adanya pengaruh dari Salvator Kameubun selaku pendiri kelompok, peribadatan mereka kemudian lambat laun mulai berubah. Pemimpin mereka, Salvator mengaku sebagai nabi dan dirinya juga mengaku sebagai putra api dan roh yang setara dengan Yesus Kristus.

Pernah dilaporkan ke Pastor Paroki Gereja Katedral Tiga Raja

David Kanangopme selaku pembina dari kelompok tersebut mengakui bahwa kelompok tersebut juga pernah dilaporkan kepada Pastor Paroki Gereja Katedral Tiga Raja, namun kemudian ditolak karena sudah menyimpang dari ajaran Katolik yang sebenarnya. Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto juga mengatakan, kelompok ini juga telah menggunakan kitab suci dari Agama Katolik. Namun yang dilakukan menyimpang jauh dari ajaran Katolik yang sebenarnya.

Mengganti salib dengan segitiga

Kelompok tersebut juga mengganti lambang salib dengan lambang segitiga. Di tempat tersebut diamankan satu meja kayu berbentuk segitiga berwarna coklat, dua spanduk bergambar cakra bertuliskan nama putra api dan roh, satu spanduk bertuliskan cakra delapan, dua bingkai bergambar hati malaikat bumi yang juga bertuliskan putra api, dan empat bingkai pedoman untuk petunjuk arah hidup.

Diamankan juga lima kain selendang berwarna kuning biru dan keemasan, satu meja papan terbungkus sebuah kain warna biru, 2 tempat untuk bakar kemenyan, satu bantal dan juga satu tikar. B

Tersangka mengaku menyesal

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto menilai jika pernyataan dan juga sebuah permohonan maaf dari tersangka tidak serta merta menghapus perbuatan mereka melawan hukum dan mencemarkan agama. Apa yang menjadi penyesalan keduanya telah mencapai tujuan dari sebuah penegakan hukum.

Pihak gereja membuka pintu maaf

Pastor Gereja Katolik Santo Stefanus Sempan Lambertus, ia mengatakan bahwa gereja telah membuka pintu maaf sebesar-besarnya kepada para tersangka yang sudah memohon maaf.

Hanya saja, menurut Pastor, mereka sebaiknya tetap menjalani serangkaian proses hukum agar nantinya umat Katolik yang sudah terlanjur kecewa tidak melakukan berbagai tindakan yang main hakim sendiri dan persekusi. Karena mereka sebenarnya adalah korban yang telah dipengaruhi oleh Salvator Kameubun.

Doa Aneh

Aliran ini dalam beribadah, mengawali setiap doa mereka dengan gerakan tangan berbentuk seperti piramida, sementara ajaran Kristen yang ada di dalam Katolik pada umumnya (Berbentuk Salib). Apapun gerakan berbentuk piramida yaitu tangan kanan akan diletakan di atas kepala sambil mengucapkan ‘Dalam nama Allah asal dan tujuan segala sesuatu’. Selanjutnya tangan kanan tersebut diletakkan diatasi bahu kiri sambil mengucapkan “Bersama Putra Kudus Bapa, Putra Api dan Roh’ lalu kemudian tangan kanan diletakkan ke bahu sebelah kanan sambil mengucapkan “Allah mempelai Roh Kudus’. Di Paling akhir dijana tangan kanan akan diletakkan diatasi kepala bersamaan dengan mengucapkan kata ‘Amin’.

Sejak tahun 2014 Johanis dirinya tidak pernah mengikuti ibadah di Gereja Katolik ataupun juga di Gereja Katedral yang ada di Timika, yaitu dengan alasan bahwa iman seseoranglah yang nantinya akan dapat menyelamatkan dirinya di akhirat kelak, dan kelompok doa ini nantinya hanya melakukan ibadah berdoa mereka di hari Senin, Rabu dan Sabtu.

Pandangan yang keliru terhadap otoritas Alkitab

Dalam pengembangan ajaran kristen, umumnya bidat Kristen tetap berpatokan pada semua yang terdapat di Alkitab, namun jika ada usaha dengan sengaja mengabaikan beberapa kebenaran yang mereka anggap tidak sesuai dengan ajaran maka ajaran tersebut sudah dipastikan sesat.

Demikian itulah beberapa fakta tentang aliran sesat yang belum lama ini muncul di Papua. Kurangnya pemahaman agama secara mendalam nantinya akan dapat membuat seseorang mudah terpengaruh dengan ajaran sesat. Sebagai seorang manusia tentunya kita harus waspada dengan banyaknya agama sesat yang bermunculan di tengah masyarakat.

Aliran menyimpang biasanya kerap kali akan memanfaatkan keamanan masyarakat Indonesia terhadap nilai-nilai keagamaan. Menyarankan masyarakat nantinya hanya mengikuti pemahaman yang mainstream di Indonesia; mengikuti ulama dan hanya ormas yang kredibel saja, yang sudah diakui keabsahannya di Indonesia; dan bertanya pada pemuka agama ketika mendapatkan ajakan dari suatu kelompok keagamaan.

Aliran Sesat Yang Gemparkan Indonesia

Indonesia sendiri memang menjadi Negara dengan banyaknya penganut agama yang berbeda-beda, termasuk pada aliran – aliran yang ada di Negara ini sendiri. Terdengar sebuah berita yang dimana masyarakat pada daerah Gowa, Sulawesi Selatan ini masa itu dilakukannya sebuah penangkapan terhadap pemimpin Tarekat Ta’Jul Khalwatiyah Syech Yusuf yang memiliki nama Andi Mlakuti atau terkenal dengan nama Puang La’lang. dimana dirinya ditangkap karena tuduhan dari penistaan agama karena telah menyebarkan ajaran Islam yang 100% Menyimpang adanya aliran yang sesat.

Dalam artian namanya itu sendiri ialah Maha Guru yang diantaranya memang telah mengaku sebagai seorang Rasul ari suku Makassar yang dimana Dia memang telah menjual dalam mewajibkan pengikut untuk menebus adanya tiket surge dengan harga 10 ribu rupiah saja. Benar-benar, dirinya ini menganggap ada orang dalam kali ya di Surga sana hehehe.

Sebelum dia akhirnya tertangkap, dan tahun 2016 silam pun Majelis Ulama Indonesia kabupaten di Gowa ini memang sudah bisa mengeluarkan adanya sebuah fatwa mengenai adanya Ta’Jul Khalwatiyah Syech Yusuf yang memang sangatlah sesat. Dan untukn pemerintah daerah setempat inipun juga telah merekomendasikan adanya penghentian ajaran tersebut. Dan dari sini ada sebuah ajaran sesat yang memang bukan kali ini saja menjadi perhatian public. Dan sebelumnya ini ada juga sebuah aliran kepercayaan yang memang telah menghebohkan karena benar-benar menyimpang. Sebagai dinyatakan sesat lewat keberadaan MUI yang dimana sebagai berikut ini aliran sesatnya.

~ Aliran Sesat Pada Komunitas Eden

Ini menjadi kasus pertama yang buming. Dimana, Komunitas Eden atau aliran Salamullah ini hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Ajarannya sendiri juga sudah didirikan oleh Lia Eden di tahun 1997 yang memanglah sudah ramai sekali untuk di bicarakan karena telah mengaku sebagai Imam Mahdi sebagai salah satu penyebar wahyu Tuhan. Yang lebih parahnya itu, Dia mengaku sebagai Reinkarnasi dari Bunda Maria dan anaknya bernama Ahmad Mukti itu salah satu jelmaan dari Yesus Kristus.

Lia Eden sendiri juga di awalnya memiliki penganut sebanyak 100 orang dari berbagai macam golongan. Dan Desember tahun 1997 juga Majelis Ulama ini lalu melarang untuk perkumpulan Salamullah dikarenakan adanya ajaran yang memang dianggap dalam menyelewengkan pada kebenaran yang mengenai adanya ajaran Islam.

2 kali masuk BUI tahun 2006 dan 2009, dirinya sampai saat ini pun masih aktif dengan menjalankan adanya kepercayaan dengan bukti 2015 lalu dirinya juga mengeluarkan adanya sejumlah pernyatan yang benar-benar mengejutkan seperti halnya  dirinya dengan lantang meminta Izin ke Pak Presiden dan juga Gubernur karena UFO yang ada ingin mendarat di Monas.

~ Aliran Sesat Gafatar

Selain dari Lia Eden ini sendiri adanya Gafatra atau Gerakan Fajar Nusantara yang memanglah langsung didirikan oleh seseorang bernama Ahmad Musadeq yang langsung menyatakan adanya dirinya sebagai seorang Nabi. Dirinya ini memang meneruskan sebuah ajaran Al-Qayidah Al-Islamiyah yang memanglah pernah menyatakan adanya pernyataan sesat atas dadsar MUI tahun  2007 silam. Dengan memiliki sebuah gerakan yang memanglah bersifat Sinkretik yang memang langsung menggabungkan adanya ajran Islam , lalu Kristen dan Terakhir adalah Yahudi.

Didalam praktinya ini sendiri, aliran ini dengan beraninya mengubah kalimat Syahadat, lalu mengabaikan adanya puasa, dan secara langsung mengakui dirinya ini sebagai nabi setelah Muhammad SAW dengan memiliki nama Al – Masih Al-Maw’ud. Dan juga dirinya menetapkan tidak adanya kewajiban untuk sholat 5 waktu, namun lebih mewajibkan adanya salat malam hari dan juga salat pada waktu terbit serta tenggelamnya matahari.

Dalam kepercayaan aliran ini pun, orang-orang bisa menebus dengan membayarkan adanya Nominal tertentu kepada Ahmad Musadeq dan dianggap hasil menyimpang dan pada akhirnya adanya terusir dari desa tempat tinggal yang ada di Kabupaten Mempawah Timur, bertempatkan di lokasi Kalimantan Barat tepat Januari 2016. Dan saat itupun MUI telah mengeluarkan adanya Aliran ini sendiri telah sesat.

~ Adanya Aliran Terhadap Kerajaan Ubur-Ubur

Ajaran ini telah resmi di buat oleh pasangan suami istri bernama Rudi dengan Aisyah yang langsung di pimpin oleh Nurhalim yang berada di Serang, Banten. Banyak kontroversi oleh aliran yang satu ini dengan salah satunya menganggap nabi Muhammad SAW memiliki jenis kelamin Wanita. Untuk Istrinya sendiri sebagai Kanjeng Ratu Kidul yang diambil dari agama Sunda Wiwitan.

Kelompok kerajaan Ubur-Ubur ini sendiri selalu menyebarkan isi kontennya tersebut ke social media yakni seperti Youtube dengan Facebook. Yang dimana di dalam isinya sendiri menyatakan bahwa Allah ini memiliki makam. Ka’bah sendiri bukanlah kiblat dari umat islam yang melainkan dianggap sebagai pemujaan berhala oleh aliran sesat yang satu ini. Aisyah sendiri dengan lantang bisa melakukan penarikan dana milik Negara melewati akses bank yang ada di luar negeri. Dan dar sinilah MUI lansung mengumumkan bahwa aliran ini menjadi fatwa sesat tahun 2018 silam.

~ Aliran Bernama Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Aliran ini langsung terkenal sejak tahun 2016 silam, yang diman MUI di daerah Jawa Timur ini mengeluarkan adanya sebuah fatwa sesat terhadap ajaran sesat Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang saat itu juga telah dianggap untuk melakukan adanya sejumlah kegiatan yang benar-benar menyimpang , menyesatkan serta bisa melecehkan adanya agama.

Dimana adanya Dimas Kanjeng yang langsung mendokrin adanya pengikut yang memanglah bisa untuk menggandakan uang lewat sebuah praktik yakni Kun Fayakun. Dirinya pun juga sudah mengajarkan adanya sejumlah Wirid yang memanglah dianggap langsung dalam menyalahi adanya ajaran Islam dan selain itu juga Dimas Kanjeng ini mendoktrin pada keyakinan kufarat kepada para pengikutnya bahwasannya Bank itu sebenarnya Gaib.

Di aliran ini sendiri disebutkan sebagai padepokan yang dimana Dimas Kanjeng ini memang mengajarkan adanya salat yang tidak langsung pada tuntutan dalam Islam yakni Salat Shikat Radhiyatl Qubri yang langsung terdiri dari 2 rakaat yang memang masing-masing dari rakaatnya ini membaca Al-Fatihah dan jga mengucapkan adanya HU kurang lebih sebanyak 41 kali dalam alirannya.

~ Aliran Si Maha Guru

Dirinya disini memang dianggap sebagai salah satu ajaran islam yang memang dikatakan langsung sesat kepada para pengikutnya ini. dirinya juga mewajibkan untuk para pengikutnya ini mebayarkan tiket surge seharga Rp. 10.000 sampai Rp. 50.000 yang dimana pengikutnya ini juga memungut adanya dana Zakat yang memanglah bernilai sekitaran Rp.5ribu rupiah untuk per kilogramnya. Dari sini dirinya akan menimbang berat badan dari masing-masing pengikutnya itu.

Disini juga adanya sebuah kewajiban yang dimana, pengikutnya ini menyetorkan sekitar 2,5 persen di dalam penghasilan kepada Maha Gurunya. Puang sendiri memang sudah mengangkat dirinya langsung sebagai rasul. Yang dimana juga sudah menyatakan adanya Allah pencipta yakni adanya Allah Mama, Allah Bapa, lalu ada juga Allah Iblis, ada juga Allah Jin, Allah Syaitan, serta adanya Allah Nafsu. Selain daripada itu ada juga sebuah penafsiran ayat suci Al-Qur’an yang sesuai dengan kehendak. Dan juga sudah meyakini kitab suci tersendiri disebut dengan Kitabullah.

Untuk maha gurunya ini sendiri membuat pernyataan bisa untuk memperpanjang umur dari para pengikutnya dan juga mengajarkan secara langsung manusi yang nantinya wafat iniakan kembali untuk diangkatAllah menjadi Tuha. Ini si udah kacau ya guys.